Senin, 07 November 2016

tanggung jawab kepada pelanggan, karyawan pemegang saham, lingkungan dan komunitas

TANGGUNG JAWAB KEPADA PELANGGAN

   Perusahaan memiliki tanggung jawab sosial ketika menghasilkan produk dan menjual produknya. Konsekuensinya praktik produksi yang bertanggung jawab seperti produksi yang menjamin keselamatan pelanggan, dan memilki peringatan yang semestinya untuk mencegah efek samping negative. Sedangkan praktik penjualan yang bertanggung jawab seperti pedoman harga, periklanan yang beretika dan survey kepuasan pelanggan. Untuk memastikan tanggung jawab kepada pelanggan perlu diperhatikan seperti; menetapkan kode etik memantai keluhan; memperoleh dan menggunakan umpan balik pelanggan.
       berbicara tentang tanggung jawab social terhadap konsemen berarti kita berbicara tentang nyaman atau tidaknya konsemen menggunakan barang/benda produksi kita. Disini kita dituntut untuk membuat pelanggan sedemikian rupa menjadi nyaman dan terima semua produksi kita

  Berikut contoh tanggung jawab perusahaan terhadap konsumen-konsumen :
 Memberikan garansi  ketika ada kerusakan sebelum masa garansi habis.
  Menyediakan barang dan jasa yang berkualitas.
  Memberikan informasi yang benar mengenai barang dan jasa yang akan dijual.
 Memberikan harga produk dan jasa yang adil dan wajar.
  Konsumen dapat memesan sesuai dengan yang diinginkan.
  Menerima saran dan kritik dari konsumen.

TANGGUNG JAWAB KEPADA KARYAWAN PEMEGANG SAHAM 

       Tanggung jawab perusahaan terhadap karyawan adalah sudah pasti memberikan gaji yang pantas dan sesuai dengan karyawan inginkan saat sebelum mendapatkan pekerjaan. Gaji atau pemberian upah kerja sekarang sudah muncul yang namanya UMR (Upah Minimum Regional). Ini cukup menurut saya untuk membantu kesejahteraan rakyat yang bekerja, tetapi itu juga tergantung oleh yang menerima upah. Kenapa?, karena banyak pekerja kantoran maupun tidak mempunyai gaji yang sesuai UMR tetapi masihkonsumtif’. Dalam pemberian gaji ini dalam hal tanggung jawab perusahaan terhadap pekerjanya adalah memberikan gaji yang tepat waktu
       Selain pemberian upah yang cukup, sesuai, dan tepat waktu adalah dengan memberikan asuransi. Asuransi dalam hal ini bisa dalam asuransi bila seorang pekerja meninggal, kecelakaan, sakit, kesehatan tubuh, dll. Ini bisa menjadi sebuahdongkrakuntuk menaikkan kinerja pekerja dan mereka bisa hidup tenang. 
         Dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), perusahaan perlu menjamin hak dan tanggung jawab pemegang saham sebagai wujud dari kewajaran dan kesetaraan (fairness) sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar perusahaanBerikut adalah contoh bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap hak dan tanggung jawab pemegang saham:
1.  Perusahaan harus melindungi hak pemegang saham.
2.  Perusahaan harus menyelenggarakan daftar pemegang saham secara tertib.
3.  Perusahaan harus menyediakan informasi mengenai perusahaan secara tepat waktu, benar, dan teratur, kecuali hal-hal yang bersifat rahasia.
4. Perusahaan tidak boleh memihak pada pemegang saham tertentu. Informasi harus diberikan kepada pemegang saham tanpa menghiraukan jenis dan klasifikasi saham yang dimilikinya.
5. Perusahaan harus dapat memberikan penjelasan lengkap dan informasi yang akurat mengenai penyelenggaraan RUPS.

TANGGUNG JAWAB KEPADA LINGKUNGAN
              Hal ini berhubungan erat dengan limbah dari hasil produksi yang kita buat Disini kita diharapkan dapat membuat masyarakat tidak merasa terganggudenganlimbah dari produksi yang kita buat.Selain itu kita juga dituntut untuk menyediakan tempat pembuangan  limbah yang layak. Seperti yang kita ketahui limbah dari sebuah produksi terdiri atas 2 yaitu limbah yang berbahaya dan limbah yang tidak berbahaya. Disini apabila terdapat limbah yang tidak berbahaya kita diusahakan untuk membuang limbah itu ke tempat yang aman / tempat yang dapat membuat limbah ini hilang seperti Air(pembuangan limbah ke laut, kali dan sebagainya). Sebaliknya apabila terdapat limbah yang  berbahaya maka dita dituntut untuk mendaur ulang lagi limbah itu agar limbah itu tidak membahayakan lingkungan sekitar tempat produksi.

TANGGUNG JAWAB KOMUNIKASI
           Tanggung jawab Perusahaan terhadap Komunitas ialah Perusahaan harus mampu memenuhi permintaan dengan memberikan produk terbaik yang dihasilkan.Perusahaan terhadap komunitas dan juga perusahaan harus bisa menjaga nama baiknya di komunitas itu agar permintaan akan produk terus meningkat, dengan demikian maka omset perusahaan akan naik dan hal tersebut bisa membangun perusahaan ke arah yang lebih baik .

Paham Tradisional Dalam Berbisnis

1. TEORI KEADILAN ADAM SMITH
Adam Smith hanya menerima satu konsep keadilan yaitu keadilan komutatif.
Prinsip Komutatif Adam Smith:
Prinsip No Harm
Prinsip Non – Intervention
Prinsip Keadilan Tukar
Prinsip No Harm
   Yaitu prinsip tidak merugikan orang lain, khususnya tidak merugikan hak dan kepentingan oran lain.Prinsip ini menuntuk agar dalam interaksi sosial apapun setiap orang harus menahan dirinya untuk tidak sampai merugikan hak dan kepentingan orang lain, sebagaimana ia sendiri tidak mau agar hak dan kepentingannya dirugikan oleh siapapun.
         Dalam bisnis, tidak boleh ada pihak yang dirugikan hak dan kepentingannya,entah sebagai konsumen, pemasok, penyalur, karyawan, investor, maupun masyarakat luas.
Prinsip Non-Intervention
          Yaitu prinsip tidak ikut campur tangan. Prinsip ini menuntut agar demi jaminan dan penghargaan atas hak dan kepentingan setiap orang, tidak seorangpundiperkenankan untuk ikut campur tangan dalam kehidupan dan kegiatan orang lain. Campur tangan dalam bentuk apapun akan merupakan pelanggaran terhadap hak orang yang merupakan suatu harm (kerugian) dan itu berarti telah terjadi ketidak adilan.
          Dalam hubungan antara pemerintah dan rakyat, pemerintah tidak diperkenankan ikut campur tangan dalam kehidupan pribadi setiap warga negara tanpa alasan yang dapat diterima, dan campur tangan pemerintah akan dianggap sebagai pelanggaran keadilan.
        Dalam bidang ekonomi, campur tangan pemerintah dalam urusan bisnis setiap warga negara tanpa alasan yang sah akan dianggap sebagai tindakah tidak adil dan merupakan pelanggran atas hak individu tersebut, khususnya hak atas kebebasan.

Keadilan Dalam Bisnis

      Keadilan dalam bisnis adalah suatu hal yang harus dipatuhi oleh para perusahaan. Dalam kaitan dengan keterlibatan sosial, tanggung jawab sosial perusahaan berkaitan langsung dengan penciptaan atau perbaikan kondisi sosial ekonomi yang semakin sejahtera dan merata. Tidak hanya dalam pengertian bahwa terwujudnya keadilan akan menciptakan stabilitas sosial yang akan menunjang kegiatan bisnis, melainkan juga dalam pengertian bahwa sejauh prinsip keadilan dijalankan akan lahir wajah bisnis yang lebih baik dan etis.
          Keadilan dan upaya menegakkan keadilan menyangkut aspek lebih luas berupa penciptaan sistem yang mendukung terwujudnya keadilan tersebut. Prinsip keadilan legal berupa perlakuan yang sama terhadap setiap orang bukan lagi soal orang per orang, melainkan menyangkut sistem dan struktur sosial politik secara keseluruhan. Untuk bisa menegakkan keadilan legal, dibutuhkan sistem sosial politik yang memang mewadahi dan memberi tempat bagi tegaknya keadilan legal tersebut, termasuk dalam bidang bisnis.